News Update :
Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Membuat Jaringan Subnet Berbeda Dengan Menggunakan IP DHCP

Penulis : Keluxs ID on Tuesday, June 23, 2015 | 2:01 PM

Tuesday, June 23, 2015

Siapkan terlebih dahulu beberapa komponen antara lain :

  • Router(digunakan untuk DHCP server),
  • Swich(sebagai reapeter) dan 
  • beberapa PC.


Setelah itu hubungkan menggunakan kabel straight.berikut tampilannya.


Tutorial pertama kita akan men-setting Router Menggunakan Perintah CLI
  • Klik Pada Router Klik 
  • Pilih CLI
  • Masukan Perintah Berikut ini

continue with configuration dialog? [yes/no] : no (isikan no lalu tekan enter)
router>enable
router#configure terminal
router (config)#interface fa 0/0 (setting ip interface berikut)
router (config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0 (ip interface 0/0)
router (config-if)#no shudown
router (config-if)#exit(untuk keluar dasi interface berikut)
router (config)#router rip
router (config-router)#network 192.168.1.0
router (config-router)#exit
router (config)#ip dhcp pool keluxs
router (dhcp-config)#network 192.168.1.0 255.255.255.0
router (dhcp-config)#default-router 92.168.1.1 (sebagai getway)
router (dhcp-config)#exit
router (config)#exit
Selanjutkan kita Pilih PC "LukmantoPC01","LukmantoPC02","LukmantoPC03"

  • Klik Pada Deskop
  • Pilih IP Configuration
  • Terus Pilih DHCP



  • Seteleh itu kita ketikan lagi CLI pada Router

router#configure terminal
router (config)#interface fa 0/1 (setting ip interface berikut)
router (config-if)#ip address 192.168.3.1 255.255.255.0 (ip interface 0/0)
router (config-if)#no shudown
router (config-if)#exit(untuk keluar dasi interface berikut)
router (config)#router rip
router (config-router)#network 192.168.3.0
router (config-router)#exit
router (config)#ip dhcp pool keluxs
router (dhcp-config)#network 92.168.3.0 255.255.255.0
router (dhcp-config)#default-router 192.168.3.1 (sebagai getway)
router (dhcp-config)#exit
router (config)#exit
 Maka hasilnya sama seperti yang pertama tadi, tapi di sini menggunakan Subnet/gang yang berbeda.

  • Klik Pada PC Lukmanto PC1 
  • Terus Pilih Deskop
  • Dan Pilih DHCP
  • Lakukan cara yang sama pada PC selanjutnya.


Terakhir kita akan mencoba apakah berhasil terhubung dari masing-masing PC tersebut
Lakukan Ping.

  • Pilih Deskop Pada Lukmanto PC01
  • Pilih Command Prompt
  • Ketikan "Ping 192.168.3.2 "

Begitupun sebaliknya lakukan cara yang sama dari komputer Lukmanto PC1 Ke PC Lain Hasilnya Seperti berikut ini.



Demikian tutorial pada kesempatan ini terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, saya mengucapkan banyak terima kasih semoga bagi anda yang membacanya bermaanfaat bagi Anda.

comments | | Read More...

Membuat Mail Server Di Cisco Packet Tracer

Penulis : Keluxs ID on Tuesday, June 16, 2015 | 10:55 AM

Tuesday, June 16, 2015

Sebelulumnya kita sudah membuat DNS Server di artikel sebelumnya Baca Disini...
selanjutnuya kita akan membuat Mail Server fungsinya yaitu untuk mengirim mail dari masing-masing Client komputer.


Baiklah langsung saja simak Tutorialnya Dibawah ini :

1. Setting Di Server - Pilih E-Mail .
Isi Domain Name Sesuai DNS Server yang telah dibuat - Klik Set
Isu User Setup : Username dan Password terserah Anda  - Klik +


2. Setting Di Client Komputer 1.
Pilih Deskop - Configure Mail
Isi user information Lihat gambar dibawah ini.

 3. Lakukan Cara yang sama seperti yang ke Dua tapi di Client Komputer yang Berbeda
Pilih Deskop - Configure Mail
Setting yang ke 2 ini menggunakan User yang ke Dua yang telah dibuat di mail server 

4. Lakukan percobaan mengirim e-mail yang sudah dibuat tadi
Pilih Compose e-mail 
Kirim ke Alamat e-mail yang sudah dibuat Contoh seperti gambar 



5. Buka Komputer yang telah dikirimi e-mail , maka hasilnya seperti ini.


Untuk hasilnya silakan donwload Disini >>

Demikian Tutorial membuat mail server di Cisco Packet Tracer, semoga bermanfaat bagi Anda, terima kasih sudah berkunjung di Network-Campus.
comments | | Read More...

Percobaan Setting DNS Di Cisco Packet Tracer

Penulis : hupgaming on Tuesday, June 9, 2015 | 10:57 AM

Tuesday, June 9, 2015


1. Membuat Desain Di Cisco Packet Tracer

   Komponenya Terdiri Dari :

  • 4 Buah PC
  • 1 Buah Switch
  • 1 Buah Server
  • 1 Buat Router
  • 1 Buat Cloud PT

“contoh desain yang dibuat saya”




2. Mengatur Settingan Router Menggunakan CLI

Ketikan Perintah Seperti Gambar Dibawah :

Router#enable
Router#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#ip dhcp pool cobadhcp
Router(config)#dns 192.168.1.153
Router(config)#exit





3. Mengatur Settingan Di Server “Klik Pada Server – Deskop - IP Configuration”



4. Mengatur Dns di server Caranya “ Config – Services – Dns “
Setting seperti gambar dibawah ini !






5. Mencoba apakah berhasil terhubung buka “ Deskop – web browser” ketikan Alamat DNS tersebut.




6. Selesai
comments (1) | | Read More...

Tutorial Membuat Desain Warnet Menggunakan Cisco Paket Tracer

Penulis : Keluxs ID on Monday, May 25, 2015 | 10:15 AM

Monday, May 25, 2015

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial yang ada pada Cisco Paket Tracer langsung saja yang Pertama buka Cisco Paket Tracer, Untuk yang beum punya silakan download disini”Cisco Paket Tracer Full”

Kemudian langkan selanjutnya buatlah “Desain” warnet anda contohnya saja dibawah ini :



Komponen yang digunakan ialah sebagai berikut :


  •  Sebuat PC/Komputer , klik dan drag




  •  Dua (2) buah switches, karena desain yang saya buat ini menggunakan 2 ruangan




  •  Satu buah Hubs untuk menyabungkan switches





  • Satu buah server




  • Hubungkan dengan kabel



Hubungkan setiap komputer di switch 1 dan switch 2, Dan setiap switch masing-masing kita hubungkan ke hub, dan hub kita hubungkan ke server
Setelah itu kita akan mensetting ip setiap komputer lewat server kita

Caranya sebagai berikut :


  • Klik 2x Pada Server , ikuti seperti gambar dibawah ini.



  • Kemudian kita pindah ke "desktop" sebelah "config", dan klik "ip configuration", dan ubah setting seperti ini





  • Langkah selanjutnya kita cek apakah berhasil atau tidak dengan mengklik salah satu pc, masuk ke "desktop", klik "ip configuration" dan pindah static ke DHCP, jika berhasil, maka ada tulisan "DHCP Request successful..

Note:  Semua Komputer Setting IP Menggunakan DHCP



  • Langkah terakhir kita coba ping apakah masing-masing komputer bisa terhubung, caranya klik 2x pada komputer terus pilih  “Deskop”, klik “Command Prompt” ketikan Ip komputer.

 Gambar : Ping dari komputer switch yang sama


Gambar : Ping dari komputer Switch yang berbeda

  •  Selesai....



Terima kasih sudah berkunjung dan itulah sedikit tutorial mendesain warnet di Cisco Packet Tracer, sampai jumpa.
comments | | Read More...

Cara Sharing Data Menggunakan LAN

Penulis : Keluxs ID on Wednesday, April 8, 2015 | 4:20 PM

Wednesday, April 8, 2015

File atau Folder sangatlah penting bagi yang punya,karena File atau Folder itu adalah data yang penting baginya.Maka dari itu kita perlu pembekapan data atau File/Folder.Tapi kadang pada saat kita ingin membackup data,flash disk kita tidak muat dengan kapasitas data yang ingin di back
up.Maka dari itu kita perlu menggunakan cara lain,salah satunya dengan memanfaatkan jaringan LAN.

Cara Sharing File atau Folder menggunakan Jaringan LAN :

1. Setting IP address

  • Klik Start  >> Control Panel  >> Klik Network and Internet >> Network and Sharing Center >> Change adapter setting atau Bisa Buka Windows Explorer >> Klik Kanan Pada Network >> Pilih Properties
  • Klik kanan pada Local Area Connection >> properties
  • Klik pada Internet Protocol versi 4 (TCP/Ipv4) >> Properties
  • Centang pada use the following ip address kemudian isikan IP berikut ini:

  •  Catatan :

- IP address 192.168.1.1 pada komputer pertama
- IP address 192.168.1.2 pada komputer kedua (angka 1 dan dua yang terakhir bisa anda - Rubah diantara angka 1 sampai 255)
- Subnet mask 255.255.255.0 (untuk kedua komputer)
- Kemudian Pilih OK

2. Menonaktifkan password untuk sharing data.
Klik Start  >> Control Panel  >> Network and Internet >> Network and Sharing Center >> Change advanced sharing setting
Pada bagian home or work: password protecting sharing >> Turn off password protecting sharing ( selain password protecting sharing On)
Kemudian SAVE.
 3. Sharing File/Folder


  • Buka Folder/File yang akan Di Sharing
  • Pilih Tab Sharing
  • Tekan tombol Share
  • Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini :


  • Kemudian pilih everyone
  • Pilih add
  • Share
  • Done


4. Hasil Sharing 

Untuk melihat file/folder yang tershare pilih my komputer >> network.
atau bisa melalui Windows+Run Ketikan IP 
Contoh : \\192.168.137.2


Mungkin itu saja penjelasan dari Sharing Data semoga bermanfaat untuk Anda untuk lebih jelasnya bisa simak video berikut ini :







comments | | Read More...

Pengenalan Protokol TCP/IP

Penulis : Keluxs ID on Wednesday, April 1, 2015 | 2:25 AM

Wednesday, April 1, 2015

Sebelumnya Anda sudah mengenal tentang jenis-jenis protokol jaringan komputer , pada kesempatan ini saya akan menjelaskan kembali tentang Protokol jaringan TCP/IP dan bagaimana cara kerja dari protokol jaringan TCP/IP tersebut untuk mendapatkan sebuah IP address.


Pengertian

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) jika diterjemahkan adalah Protokol Kendali Transmisi/Protokol Internet, adalah gabungan dari protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol) sebagai sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini, karena protokol ini mampu bekerja dan diimplementasikan pada lintas perangkat lunak (software) di berbagai sistem operasi Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. (wikipedia)



Arsitektur

Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI, tetapi menggunakan model referensi DARPA.  TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis. Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI.
Setiap lapisan yang dimiliki oleh kumpulan protokol (protocol suite) TCP/IP diasosiasikan dengan protokolnya masing-masing. Protokol utama dalam protokol TCP/IP adalah sebagai berikut:


  • Protokol lapisan aplikasi: bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi stack protokol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT). 
  • Protokol lapisan antar-host: berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP).                                                                                                   
  • Protokol lapisan internetwork: bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP). 
  • Protokol lapisan antarmuka jaringan: bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM)).
    Cara Kerja/ Pengalamtan TCP/IP 

    Cara kerja TCP/IP seperti saat mengirimkan surat. Data pertama kali diolah oleh program aplikasi. Kemudian, data tersebut ditangani oleh protokol TCP dengan disisipi data tambahan agar aman. Data tambahan itu adalah sequence number (nomor urut) dan 16 bit checksum number (nilai periksa kesalahan data. Semua “data” ini disimpan dalam satu paket berupa “amplop”.


    Protokol TCP juga menambahkan data pada paket 16 bit port nomor pengiriman dan 16 bit port nomor tujuan. Nomor ini bisa anda anggap sebagai alamat tujuan misalnya, e-mail yang terkirim ke alamat komputer tertentu menggunakan protokol SMTP yang memiliki nomor port 25 setelah data diproses di TCP maka data diteruskan ke protokol bawah, yaitu IP. 

    Alamat komputer dikenal dengan nama alamat IP, yang terdiri atas bilangan biner 32 bit adapun penulisan IP adalah empat urutan bilangan desimal yang dipisahkan dengan titik. Bilangan tersebut memiliki rentang antara 0 - 255 contohnya 192. 168. 59. 114



    Demikian yang bisa saya jelaskan tentang TCP/IP dan IP address jadi kesimpulanya dari saya bahwa TCP/IP itu sebagai sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju.

    comments | | Read More...

    Pengertian IP Address dan Pembagian Kelas IP

    Sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang TCP/IP sekarang berlanjut untuk mendapatkan sebuah IP Address itu bagaimana cara kerjanya  dan seperti apa itu IP Address, Saya akan menjelaskan sedikit tentang apa itu IP Address.



    Pengertian 

    Pengertian IP Address (Internet Protocol Address) adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi. IP address memiliki dua fungsi, yakni:

    • Sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan. Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. dalam jaringan komputer berlaku hal yang sama. 
    • Sebagai alamat lokasi jaringan. Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.
    Format IP Address

    Sebenarnya pengalamatan IP address menggunakan bilangan biner. Namun supaya lebih mudah ditulis dan dibaca oleh manusia, maka IP address ditulis dengan bilangan 4 desimal yang masing-masing dipisahkan oleh titik. Format penulisan ini disebut sebagai dotted-decimal notation. Setiap bilangan desimal merupakan nilai dari satu oktet atau delapan bit alamat IP. Sebagai contoh adalah sebagai berikut:

    192.168.1.1

    Jika dikonversi menjadi bilangan biner adalah sebagai berikut:

    11000000.10101000.1.1


    Struktur IP address terdiri atas dua bagian yaitu bagian networkID dan hostID. NetworkID menunjukkan ID alamat jaringan tempat host-host berada, sedangkan hostID adalah bagian yang menunjukkan host itu berada. Sederhananya, networkID seperti nama jalan sedangkan hostID adalah nomor rumah dijalan tersebut.

    Network ID dan Host ID

    Pembagian kelas IP address diatas didasarkan pada dua hal, yakni network ID dan host ID. Network ID adalah bagian dari IP address yang menunjukkan lokasi jaringan komputer tersebut berada. Sedangkan host ID menunjukkan seluruh host TCP/IP yang lain dalam jaringan tersebut.


    Pembagian Kelas IP Address

    • IP Address Kelas A, merupakan IP address dengan jumlah yang sangat besar, sehingga biasanya digunakan untuk jaringan yang sangat besar dengan jumlah host yang sangat banyak. Sebagai contoh pada penggunaan IP address : 113.46.5.6 , 113 berfungsi sebagai network ID sedangkan 46.5.6 berfungsi sebagai host ID nya. 
    • IP Address Kelas B, merupakan IP address dengan jumlah host yang sedang, jumlah maksimal host berkisar 65.534 host, sehingga IP ini cocok untuk jaringan dengan jumlah host yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Sebagai contoh penggunaan IP address Kelas B adalah : 132.92.121.1 , 132.92 berfungsi sebagai network ID sedangkan 121.1 berfungsi sebagai host ID. 
    • IP Address Kelas C, merupakan IP address dengan jumlah host yang sangat kecil sehingga IP address ini digunakan untuk jaringan kecil seperti disekolah-sekolah, dikantor-kantor maupun instansi rumahan, jumlah maksimal host pada IP address ini hanya 254 host. Seabagai contoh penggunaan IP Address Kelas C adalah : 192.168.1.2 , 192.168.1 merupakan network ID dan 2 merupakan host ID-nya

    Subnet Mask

    Nilai subnet mask berfungsi untuk memisahkan network ID dengan host ID. Subnet mask diperlukan oleh TCP/IP untuk menentukan, apakah jaringan yang dimaksud adalah jaringan lokal atau nonlokal. Untuk jaringan Nonlokal berarti TCP/IP harus mengirimkan paket data melalui sebuah Router. Dengan demikian, diperlukan  address mask untuk menyaring IP address dan paket data yang keluar masuk jaringan tersebut.

    Network ID dan host ID didalam IP address dibedakan oleh penggunaan subnet mask. Masing-masing subnet mask menggunakan pola nomor 32-bit yang merupakan bit groups dari semua satu (1) yang menunjukkan network ID dan semua nol (0) menunjukkan host ID dari porsi IP address.
    Sebagai contoh, alamat kelas B: 170.203.93.5 bilangan binernya adalah:

           10101010 11001011 01011101 00000101
           Subnet mask default untuk alamat kelas B adalah:
           11111111 11111111 00000000 00000000
           Bisa juga ditulis dalam notasi desimal:
           255.255.0.0 

    Alamat  Khusus

    Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah : Alamat  Khusus
    Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah :

    • Network  Address. Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host menjadi 0. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan infor 
    • masi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan. 
    • Broadcast  Address. Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255. Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing. 
    • Loopback Address. Alamat dengan NetID 127 adalah alamat khusus yang digunakan sebagai loopback address. Alamat ini digunakan untuk menguji perangkat lunak pada komputer atau host. 
    Private  Address

    Privat Address adaah kelompok IP Addres yang dapat dipakai tanpa harus melakukan pendaftaran. IP Address ini hanya dapat digunakanuntuk jaringan local (LAN) dan tidak dikenal dan diabaikan oleh Internet. Alamat ini adalah unik bagi jaringan lokalnya tetapi tidak unik bagi jaringan global. Agar IP Private ini dapat terkoneksi ke internet, diperlukan peralatan Router dengan fasilitas Network Address Traslation (NAT).
    Berikut adalah Alamat yang dicadangkan untuk jaringan private:

    Private  Address Kelas A :  
    IP Address dari 10.0.0.0 – 10.255.255.254, setara dengan sebuah jaringan dengan 24 bit host. Atau sekitar 16.777.214 host.
    Private  Address Kelas B:
    172.16.0.0 – 172.31.255.255, setara dengan 16 jaringan yang masing-masing jaringan memiliki host  efektif sebanyak 65.534 host.
    Private Address Kelas C:
    192.168.0.0 – 192.168.255.254, setara dengan 256 jaringan yang masing-masing jaringan memiliki host  efektif sebanyak 254 host.
    Demikian yang bisa saya jelaskan tentang TCP/IP dan IP address jadi kesimpulanya dari saya bahwa IP Address suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.
    comments | | Read More...

    Pengertian dan Jenis-Jenis Protokol Jaringan Komputer

    Penulis : Keluxs ID on Tuesday, March 10, 2015 | 11:38 AM

    Tuesday, March 10, 2015

    Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan dilakukan pada internet.




    Jenis-Jenis Jaringan

    • TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

    Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack

    • UDP ( User Datagram Protokol)

    UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam RFC 768.

    • Domain Name System (DNS)

    Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.

    • Point-to-Point Protocol

    Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662.

    • Serial Line Internet Protocol

    Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
    Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.

    • Internet Control Message Protocol (ICMP) 

    adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.

    • POP3 (Post Office Protocol)

    POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.

    • IMAP (Internet Message Access Protocol)

     IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.

    •  SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)

    adalah suatu  protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.

    • HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

    HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.

    • HTTPS (HyperText Transport Protocol Secure)

    HTTPS adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.
    Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.

    • SSH (Sucure Shell)

    SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini mempunyai kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP, Danrsh, karena SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini menjadi lebih terjamin. SSH memang lebih aman dibandingkan dengan protocol sejenis, tetapi protocol SSH tatap rentan terhadap beberapa jenis serangan tertentu. Pada umumnya serangan ini ditunjukan Pada SSH versi pertama (SSH-1) yang memang memiliki tingkat keamanan yang lebih lemah daripada SSH versi kedua (SSH-2). Salah satu serangan pada SSH versi pertama adalah serangan MAN IN THE MIDDLE pada saat pertukaran kunci. Protocol SSH serta algoritma yang digunakan pada kedua versi SSH, lalu serangan-serangan yang terjadi pada SSH dan bagaimana SSH mengatasinya. Untuk meningkatkan keamanan pada protocol SSH dapat dilakukan dengan cara menggunakan kartu Kriptografi untuk autentifkasi.

    • Telnet (Telecommunication Network)

     Adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

    •  FTP ( File Transfer Protocol )

    FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas yang ia kehenaki. Umumnya, para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat berapa direkotri , sehingga mereka dapat berkas , memuat dikotri dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login,yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous & password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

    • LDAP

    LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.

    • SSL (Secure Socket Layer)

    SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL sigunakan tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.
    Secure Sockets Layer (SSL) merupakan sistem yang digunakan untuk mengenkripsi
    pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan. SSL protocol menyedian privasi komunikasi di internet. SSL tidak mendukung fileencryption, access-control, atau proteksi virus, jadi SSL tidak dapat membantu mengatur data sensitif setelah dan sebelum pengiriman yang aman.
    Protokol SSL terdiri dari dua sub-protokol: SSL record protocol dan SSL handshake
    protocol. SSL record protocol mendefinisikan format yang digunakan untuk mentransmisikan data. Sedangkan SSL handshake protocol melibatkan SSL record protocol untuk menukarkan serangkaian pesan antara SSL enabled server dan SSL enable client ketika keduanya pertama kali melakukan koneksi SSL.

    Demikian Untuk artikel saya pada kali ini membahas tentang Protokol Jaringan Komputer , semoga artikel kali ini bermanfaat.

    comments | | Read More...

    Mengenal Tentang OSI Layer atau Model OSI (Seven Layers)

    OSI Layer adalah OSI layer kepanjangan dari (Open System Interconection) membantu seorang desainer memahami tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komonikasi data, atau bisa di sebut juga dengan pemrosesan data dari pembuatan, pengecekan, dan lain lain sampai pada proses akhir yaitu pengiriman data.

    Model OSI membagi Tugas-tugas Jaringan kedalam 7 layer :

    Ilustrasi pengiriman data pada OSI Layer

    "Physical layer merupakan layer pertama, akan tetapi biasa di list pada urutan terakhir dibagian bawah untuk menekankan bagaimana suatu pesan di kirim melalui jaringan "

    FUNGSI LAYER

    1. Layer Physical
    Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini. 
    2. Layer Data-link
    Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link. 
    3. Layer Network
    Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberapa Fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network
    • Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu
    • Mendeteksi Error
    • Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak
    • Mengendalikan aliran 
    4. Layer Transport
    Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya. 
    5. Layer Session
    Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk. 
    6. Layer Presentation
    Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini. 
    7. Layer Application
    Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.


     Keuntungan menggunakan OSI Layer :

    1. Memecahkan operasional sistem jaringan yang kompleks agar mudah di pelihara.
    2. Perubahan setiap lapisan tidak mengubah lapisan yang lain. ini memudahkan produsen berkonsentrasi pada lapisan tertentu saja.
    3. Memudahkan pengembangan perangkat keras "plug and play" ( istilah tekhnologi informasi yang mengacu kepada fitur di komputer yang memperboleh kan suatu perangkat di tambahkan ke sistem komputer tanpa harus menginstal ulang divice driver secara manual.)
    4. Membagi tugas tugas di setiap layer nya.
    5. Dapat di jadikan bahan pertimbangan trobleshooting ( merupakn pencarian sumber masalah sehingga masalah dapat di selesaikan )


    Kerugian menggunakan OSI Layer :

    1. Lapisan OSI bersifat teoritis dan tidak benar benar bekerja pada fungsi yang sebenarnya.
    2. Implumentasi  dalam dunia industri jarang memiliki hubungan yang sama persis dengan lapisan pada osi layer.
    3. Protokol yang berbeda dalam stack melakukan fungsi yang berbeda yang membantu mengirim atau menerima pesan keseluruhan.
    4. Perubahan satu protocol tidak bersifat menyeluruh ke semua bagian.

    Demikian untuk artikel saya untuk sedikit menjelaskan tentang OSI Layer, terima kasih sudah berkunjung ke blog saya semoga postingan ini bermanfaat bagi kita semua.
    comments | | Read More...

    Fungsi SSH Untuk Internet Gratis

    Penulis : Keluxs ID on Wednesday, March 4, 2015 | 8:21 AM

    Wednesday, March 4, 2015

    Pada kesempatan ini saya akan membuat sebuah Artikel yang berjudul "Penggunaan SSH Untuk Internet Gratis".
    Sebenarnya apa itu SSH ??
    Postingan tentang enggunaan SSH Untuk Internet Gratis ini akan membawa kita bagaimana Cara Agar Bisa Berinternet Gratis Menggunakan SSH. Tentunya UNLIMITED, TANPA PULSA, dan TANPA KUOTA !!! Mari disimak baik-baik.

    Halal/Tidak SSH ?

    Sebelumnya saya mohon maaf, yang pasti ada pihak dari berbagai operator seperti admin atau mata-mata yang entah itu sengaja maupun tidak, menemukan dan membaca artikel ini. Ya mungkin mereka juga kesal. Apa alasannya?
    • Internet SSH memanfaatkan bug / celah / lubang keamanan provider untuk dijadikan internet gratis.
    • SSH itu ilegal.
    • Internet SSH menggunakan jaringan provider, sehingga lalu lintas data padat.
    • Provider rugi.
    Jadi, Halal kah SSH itu? Jawabnya : "Anda yang menentukan". Kenapa?
    • Sebenarnya SSH itu adalah alat untuk berbagi jaringan. Contoh : remote server.
    • SSH memakai bandwidth / kuota server nya bukan operator.
    • SSH adalah alat bantu untuk internet gratis.
    Kalau menurut saya SSH = Sedikit Sedikit Haram. Hahahaha.
    Dan disini saya hanya berbagi tips trik untuk berinternet gratis, saya belajar dan berguru melalui internet dengan artikel yang membahas tutorial yang sama. Itu semua terserah Anda, ingin melanjutkan atau tidak.

    Apa Manfaat Intenet SSH ?

    SSH dijadikan alat tempur untuk Trik Internet Gratis baik GSM maupun CDMA. Nah, dengan adanya SSH ini, bisa menjadi alternatif bagi Anda yang hobi berinternet tentunya secara gratis dan benar-benar unlimited.

    Apa Itu SSH ?


    SSH atau Secure Shell adalah protokol jaringan (sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer) yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan. Terutama banyak digunakan pada sistem berbasis Linux dan Unix.

    Provider Untuk Berinternetan Gratis

    Provider yang sering digunakan untuk internetan gratis biasanya para Phreaker memanfaatkan BUG/CELAG dari Provide-provider di Indonesia.

    • TELKOMSEL (Kampret)
    • XL (LUNA)
    • AXIS (AZIS)
    • 3 (TERE)
    • INDOSAT (Fatin)
    Bahan - Bahan Untuk Internetan Gratis

    Peralatan tempur yang dibutuhkan dan sedikit pengetahuan tentang Internet Gratis SSH, yang sudah punya lewati saja :


    Maksud dari saya membuat postingan ini bukan untuk merugikan siapa-siapa. Tapi dijadikan pengetahuan untuk Anda karena walaupun sebagai pengguna ataupun Anda cuma membaca artinya Anda menjadi lebih mengetahui, terima kasih dan sampai jumpa.

    comments | | Read More...

    Perbedaan Jaringan Komputer (PAN, LAN, MAN dan WAN)

    Penulis : Keluxs ID on Tuesday, March 3, 2015 | 12:32 PM

    Tuesday, March 3, 2015

    Saat ini hampir setiap komputer yang kita temui merupakan bagian dari sebuah jaringan komputer yang kompleks. Misalkan saja ketika sebuah laptop atau komputer yang tadinya berdiri sendiri (stand alone) kemudian kita tambahkan sebuah USB Modem sehingga terhubung ke internet, maka komputer kita telah terhubung dan merupakan bagian dari sebuah jaringan yang sangat luas yaitu WAN (Wide Area Network).




    Dalam artikel berikut ini kita akan mencoba mengenal pengertian dari jaringan komputer, manfaat dan resiko dari jaringan komputer dan pembagian jaringan komputer berdasarkan luas areanya yaitu PAN, LAN, MAN dan WAN.

    Apa itu Jaringan Komputer?

    Secara sederhana pengertian dari jaringan komputer adalah hubungan antara dua atau lebih sistem komputer melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lainnya.

    Manfaat Jaringan Komputer:

    Manfaat utama yang dapat kita rasakan dari terbentuknya jaringan komputer adalah kemampuan untuk saling berbagi sumber daya (resource sharing) yang kita miliki seperti pemakaian printer, hardisk, CD ROM dan peripherial lain secara bersama-sama, saling bertukar data (file sharing) dan berkomunikasi satu sama lain (email, chating sampai video conference).

    Kerugian Jaringan Komputer:

    Sebenarnya istilah tepatnya mungkin bukan kerugian tetapi konsekuensi dari terhubungnya sistem komputer kita ke jaringan komputer ini diantaranya adalah masalah keamanan (security) baik pada pengaksesan berbagai sumberdaya dari pihak-pihak yang tidak berwenang maupun masalah keamanan (ancaman virus) pada data yang dipertukarkan.

    Terlepas dari berbagai resiko yang harus kita hadapi, rasanya untuk komputer saat ini terhubung atau merupakan bagian dari jaringan komputer merupakan hal yang tidak bisa dihindari.

    Jenis-Jenis Jaringan Komputer

    Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan cakupan areanya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu PAN, LAN, MAN dan WAN.

    1. PAN (Personal Area Network)



    Pada saat kita saling menghubungkan komputer atau perangkat lain seperti handphone, PDA, keyboard, mouse , headset wireless, camera dan peralatan lain yang jaraknya cukup dekat (4-6 meter) maka kita telah membentuk suatu Personal Area Network. Hal yang paling penting bahwa dalam PAN ini kita sendiri yang mengendalikan (authoritas) pada semua peralatan tersebut. Selain dihubungkn langsung ke komputer lewat port USB atau FireWire, PAN juga sering dibentuk dengan teknology wireless seperti bluetooth, Infrared atau WIFI.

    2. LAN (Local Area Network)



    Inilah jaringan komputer yang sangat populer. LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah dan sekolah.

    3. MAN (Metropolitan Area Network)




    Metropolitan Area Network (MAN) adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini berkisar antara 10 hingga 50 km.

    4. WAN (Wide Area Network)



    WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Internet merupakan contoh dari jaringan WAN ini. (sumber)

    comments | | Read More...

    Pengenalan Jaringan Komputer

    NETWORK ?
    Apa yang ada di pikiran Anda kalo Anda mendengar kata Jaringan ??


    Network Campus akan membahasnya disini tentang pengenalan jaringan komputer itu seperti apa dan bagaimana fungsinya, jadi bagi Anda yang belum tahu tentang jaringan dan ingin mempelajarinya Anda bisa membacanya sedikit tentang JARINGAN KOMPUTER


    PENGERTIAN JARINGAN

    Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

    Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya. (wikipedia)


    MACAM-MACAM TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER

    Pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi. Dan setiap macam topologi jaringan komputer akan berbeda dari segi kecepatan pengiriman data, biaya pembuatan, serta kemudahan dalam proses maintenance nya. Dan juga setiap jenis topologi jaringan komputermemiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. ada banyak macam topologi seperti topologi ring, star, bus, mesh, dan tree yang Network-Campus akan dibahas disini.

    1. Topologi Ring

    Pada topologi Ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address nya.

    • Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
    • Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error.


    2. Topologi Bus

    Topologi jaringan komputer Bus tersusun rapi seperti antrian dan  menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.


    • Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
    • Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.


    3. Topologi Star

    Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain.Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.


    • Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi, .
    • Kekurangannya topologi jaringan komputer ini adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.


    4. Topologi Mesh

    Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.


    • Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
    • Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.

    5. Topologi Tree

    Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.


    • Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
    • Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.


    Sebenarnya masih banyak lagi Topologi yang belum saya bahas di atas, tetapi inilah beberapa topologi yang sering digunakan, pilihlah topologi yang sesuai dengan kebutuhan anda dan semoga artikel ini membantu anda, Sampai Jumpa. (sumber)





    comments | | Read More...
    White Fire Pointer
     
    Company Info | Contact Us | Privacy policy
    Copyright © 2015. Network Campus . All Rights Reserved.
    Design Template by Keluxs ID | Support by creating website | Powered by Blogger